Pemupukan adalah kunci utama agar tanaman cabai tumbuh subur dan berbuah lebat. Salah pupuk atau salah waktu bisa menyebabkan tanaman rimbun daun tapi minim buah (alias cabai PHP).
Kebutuhan Nutrisi Tanaman Cabai
Tanaman cabai membutuhkan unsur:
-
Nitrogen (N) → pertumbuhan daun
-
Fosfor (P) → akar dan bunga
-
Kalium (K) → pembentukan buah
Ketiganya harus seimbang sesuai fase pertumbuhan.
Pupuk Dasar Sebelum Tanam
Pupuk dasar diberikan saat pengolahan lahan.
Jenis Pupuk Dasar
-
Pupuk kandang matang
-
Kompos
-
Dolomit (jika pH rendah)
Pupuk dasar membantu memperbaiki struktur tanah dan menyediakan nutrisi awal.
Pupuk Susulan Tanaman Cabai
Fase Vegetatif (0–30 HST)
-
Pupuk NPK seimbang
-
Pupuk organik cair
Fokus pada pertumbuhan batang dan daun.
Fase Berbunga (30–45 HST)
-
Kurangi nitrogen
-
Tambah fosfor dan kalium
Mencegah bunga rontok.
Fase Pembuahan (45 HST ke atas)
-
Kalium tinggi (KNO₃, MKP)
-
Interval 7–10 hari
Meningkatkan ukuran dan kualitas buah.
Pupuk Organik vs Kimia
-
Organik: aman, memperbaiki tanah, tapi efek lebih lambat
-
Kimia: cepat terlihat, harus sesuai dosis
Kombinasi keduanya adalah pilihan terbaik.
Kesimpulan
Pemupukan yang tepat waktu dan seimbang akan menghasilkan tanaman cabai yang sehat dan produktif. Jangan asal tambah pupuk — tanaman bukan atlet binaraga.
Untuk Panduan Lengkapnya, Baca: Panduan Lengkap Budidaya Cabai: Dari Persiapan Lahan hingga Panen Berlimpah




One comment on “Jenis Pupuk Terbaik untuk Tanaman Cabai dari Awal Tanam hingga Panen”